Senin, 28 Mei 2012

Konsep Pertukaran Fluida


Setiap fluida memiliki massa jenisnya sendiri-sendiri. Apabila ada perbedaan massa jenis pada dua jenis fluida yang berada dalam satu wadah, maka fluida yang lebih besar massa jenisnya akan berada dibawah fluida yang massa jenisnya lebih kecil. Sebagai contoh adalah peristiwa terpisahnya air dan minyak. Minyak berada diatas air karena massa jenis air lebih besar 
  dibandingkan minyak 


Mengapa hal ini terjadi? Sebenarnya hal ini terjadi karena adanya gaya angkat pada setiap partikel fluida minyak yang lebih besar dan adanya dorongan kebawah yang disebabkan oleh gaya berat partikel air. Pada dasarnya, proses ini dapat dikatakan sebagai pertukaran fluida. Pada kasus ini, partikel air bergerak ke bawah dan mendorong fluida minyak keatas. Sehingga, setelah keadaan setimbang minyak berada diatas air.
Prinsip pertukaran fluida tidak hanya dapat diaplikasikan pada air dan minyak saja. Hal-hal sederhana seperti air yang dituang kedalam gelas juga mengindikasikan adanya konsep pertukaran fluida dimana partikel air yang masuk kedalam gelas mendorong partikel udara yang memenuhi gelas keatas. Ada juga contoh seperti saat batu yang tercebur dalam air. Partikel dari batu masuk dan mendorong partikel air keatas. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat video dibawah ini



Tidak ada komentar:

Posting Komentar