Setiap fluida
memiliki massa jenisnya sendiri-sendiri. Apabila ada perbedaan massa jenis pada
dua jenis fluida yang berada dalam satu wadah, maka fluida yang lebih besar
massa jenisnya akan berada dibawah fluida yang massa jenisnya lebih kecil.
Sebagai contoh adalah peristiwa terpisahnya air dan minyak. Minyak berada
diatas air karena massa jenis air lebih besar
dibandingkan
minyak
Mengapa hal ini terjadi? Sebenarnya hal ini terjadi karena
adanya gaya angkat pada setiap partikel fluida minyak yang lebih besar dan
adanya dorongan kebawah yang disebabkan oleh gaya berat partikel air. Pada
dasarnya, proses ini dapat dikatakan sebagai pertukaran fluida. Pada kasus ini,
partikel air bergerak ke bawah dan mendorong fluida minyak keatas. Sehingga,
setelah keadaan setimbang minyak berada diatas air.
Prinsip pertukaran fluida
tidak hanya dapat diaplikasikan pada air dan minyak saja. Hal-hal sederhana
seperti air yang dituang kedalam gelas juga mengindikasikan adanya konsep
pertukaran fluida dimana partikel air yang masuk kedalam gelas mendorong
partikel udara yang memenuhi gelas keatas. Ada juga contoh seperti saat batu
yang tercebur dalam air. Partikel dari batu masuk dan mendorong partikel air
keatas. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat video dibawah ini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar