Kadang-kadang kipas angin (fan) tidak
begitu efektif untuk mengusir panas di ruangan. Namun, harga AC yang mahal juga
susah didapatkan bagi para mahasiswa. Maka dari itu, bagaimana kalau kita
memodifikasi Fan agar dapat mendinginkan ruangan lebih baik daripada fan biasa.
Skematik
Alat dan Bahan
· Fan
· Ice Box
· 5m Selang tembaga
· 5m Selang karet
· 2 buah pompa akuarium
· 2 buah keran air
· 6 buah klep penyambung
Prinsip Kerja
Air yang dipakai dalam sistem didapatkan
dari dalam Ice Box. Ice Box berisi air yang dicampur dengan es. Ice Box
dilubangi pada dua kedua ujungnya dan pada kedua ujung Ice box diberikan keran
agar dapat mengatur volume air yang diedarkan. Dari keran air disalurkan
melalui selang karet ke pompa akuarium dan air diedarkan melalui pompa
akuarium. Pompa dibutuhkan agar air dapat mencapai fan dan ice box. Sehingga,
pendinginan dapat dilakukan secara terus-menerus. Air yang dipompa dari Ice Box
akan menuju fan.
Pada fan, selang karet akan disambungkan
dengan pipa tembaga. Pipa tembaga akan dilingkarkan pada bagian belakang fan
seperti gambar dibawah ini:
Pada fan terjadi pertukaran panas. Suhu
dingin air es dimanfaatkan oleh fan untuk mendinginkan udara. Pipa yang
digunakan pada fan ini adalah pipa tembaga yang dapat ditemui didalam AC agar
perpindahan kalor yang terjadi lebih efisien. Lalu, pipa tembaga dihubungkan
lagi dengan selang karet dan selang karet dihubungkan ke dalam pompa akuarium
yang kedua. Pada akhirnya pompa akuarium yang kedua akan mengedarkan air es
kembali ke dalam Ice Box.
Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan AC dari Fan
· Harga yang murah
· Perawatan yang sederhana
· Sistem amat sederhana sehingga mudah
diperbaiki bila ada kerusakan
Kekurangan AC dari Fan
· Tidak bisa sedingin AC
· Air harus diganti apabila semua es mencair
· Kipas angin harus dipasang dalam keadaan
diam agar tidak merusak selang tembaga
· Memakan tempat yang banyak


Tidak ada komentar:
Posting Komentar